Penanaman Hidroponik

By Media Kampus SJ - 17:06

 









Penanaman Hidroponik_UKM Mahapasti

Penulis : div kepenulisan 

Media Kampus SJ

Hallo semuanya, gimana keadaan kalian nih ? sehat kan ? harus dong, kita harus selalu sehat.

Nah guys di pembahasan kita kali ini masih tentang Dies Natalis STMIK JABAR yah, untuk kali ini aku akan membahas tentang Hidroponik yang diadakan oleh UKM Mahapasti STMIK JABAR. 

Guys kalian inget ga sih di pembahasan kita part 1 aku udah ngasih tau nih ke kalian bahwa salah satu acara untuk merayakan Dies Natalis STMIK JABAR kali ini itu adanya Penanaman Hidroponik. Apa sih tujuan diadakannya acara Hidroponik ini ? jadi tujuan dan manfaat diadakannya acara ini yaitu untuk meningkatkan SDM di lingkungan kampus STMIK JABAR, untuk penghijauan kampus agar terlihat lebih indah dan asri, untuk pendapatan mahasiswa, dan juga untuk menjaga lingkungan dari polusi udara.

Kalian semua tau gaksih hidroponik itu apa ?pasti tau dong, dari kita mendengar namanyapun pasti kita udah langsung mengarah ke lingkungan atau alam, jadi teman teman hidroponik itu adalah salah satu cara bercocok tanam menggunakan media barang bekas/baru seperti pipa,cup minuman,styrofoam dan bahan lainnya yang mampu menampung air, dan cara untuk menanam bibit yaitu kita menggunakan media kapas, drone atau apa saja itu yang menyerap air. Penanaman hidroponik ini adalah salah satu cara bercocok tanam di era milenial sekarang ini. 

Tanaman yang kita gunakan kali ini yaitu berupa sayur seperti bayam dan kangkung darat. Kenapasih kita menanam sayur itu dan tidak menanam yang lain ? alasannya yaitu karena tanaman sayur mudah untuk di tanam, tidak terlalu boros pupuk/vitamin tanaman dan juga jangka waktu untuk memanennya pun cukup cepat dibandingkan dengan tanaman yang lainnya.

Disini aku akan kasih tau cara untuk menanam hidroponik adalah sebagai berikut:

Pembibitan

Saat pembibitan Sangatlah disarankan untuk menggunakan bibit hibrida supaya mutu buah/sayur yang dihasilkan cukup optimal.

Penyemaian

 Penyemeaian sistem hidroponik bisa menggunakan bak dari kayu atau plastik. Bak tersebut berisi campuran pasir yang sudah diayak halus, sekam bakar, kompos dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1:1. Semua bahan tersebut dicampur rata dan dimasukkan ke dalam bak dengan ketinggian sekitar 7cm. Masukkan biji tanaman dengan jarak 1×1,5 cm. Tutup tisue/karung/kain yang telah dibasahi supaya kondisi tetap lembab. Lakukan penyiraman hanya pada saat media tanam mulai kelihatan kering. Buka penutup setelah biji berubah menjadi kecambah. Pindahkan ke tempat penanaman yang lebih besar bila pada bibit telah tumbuh minimal 2 lembar daun.

Persiapan media tanam

 Syarat media tanam untuk hidroponik adalah mampu menyerap dan menghantarkan air, tidak mudah busuk, tidak mempengaruhi pH, steril, dll. Media tanam yang bisa digunakan dapat berupa gambut, sabut kelapa, sekam bakar, rockwool (serabut bebatuan). Kemudian isi kantung plastik, polibag, pot plastik, karung plastik, atau bantalan plastik dengan media tanam yang sudah disiapkan. Pembuatan green house. bercocok tanam secara hidroponik mutlak membutuhkan green house. Green house bisa dibuat dari rangka besi, rangka bambu, atau rangka kayu. Green house ini bisa digunakan untuk menyimpan tanaman kita pada saat tahap persemaian ataupun pada saat sudah dipindah ke media tanam yang lebih besar.

Pupuk

Karena media tanam pada sistem hidroponik hanya berfungsi sebagai pegangan akar dan perantara larutan nutrisi, untuk mencukupi kebutuhan unsur hara makro dan mikro perlu pemupukan dalam bentuk larutan yang disiramkan ke media tanam

Kebutuhan pupuk pada sistem hidroponik sama dengan kebutuhan pupuk pada penanaman sistem konvensional.

Perawatan tanaman

Perawatan pada sistem hidroponik pada dasarnya tidak berbeda jauh dengan perawatan pada penanaman sistem konvensional seperti pemangkasan, pembersihan gulma, penyemprotan pupuk daun dan lainnya.

Melakukan penanaman hidroponik juga ada kelebihan dan kekurangannya loh. Kalian mau taukan kelebihan dan kekurangannya apa.

Ini dia Kelebihan bercocok tanam menggunakan sistem hidroponik

Dapat dilakukan pada ruang / tempat yang terbatas dan higienis

Tanaman tumbuh lebih cepat dan penggunaan pupuk bisa lebih hemat

Lebih terjamin dan bebas dari serangga dan hawa penyakit

Produksi tanaman lebih tinggi dibanding dengan menggunakan media tanam tanah biasa

Efisien dalam teknis perawatan dan peralatan yang digunakan

Kualitas tanaman yang dihasilkan lebih bagus dan tidak kotor

Dan ini juga kekurangan dari bercocok tanam menggunakan sistem hidroponik

Perawatan perangkat hidroponik lebih sulit.

Butuh keterampilan khusus untuk meramu nutrisi.

Jadi banyak kan manfaat dari pembahasan kita kali ini. Selain kita tau hidroponik itu apa kita juga bisa melakukannya untuk penghijauan di lingkungan kita sendiri agar udara lebih segar dan menjaga kita dari polusi.

Nah guys mungkin sekian dulu nih pembahasan dari aku, aku akan lanjut di blog selanjutnya tentang acara Dies Natalis STMIK JABAR jadi kalian tunggu info selanjutnya yah tentang acara kami.

See you next time guys


  • Share:

You Might Also Like

0 komentar